Friday, June 13, 2014

LAB 23 EIGRP (Enhanced interior gateway routing protocol)

Enhanced Interior Gateway routing protocol (EIGRP) adalah sebuah protocol yang diciptakan oleh cisco dan hanya berjalan di perangkat cisco (proprietary cisco). Jika ingin melakukan routing dan menggunakan perangkat dari vendor yang berbeda maka kita bisa menggunakan routing protocol bebas seperti RIPv2, OSPF dll.

Sunday, May 11, 2014

LAB 22 Routing Services

Pada lab kali ini saya akan menggunakan TCL (Tool Command Language) untuk memudahkan dalam melakukan tes koneksi dan menyelesaikan fungsi yang dilakukan berulang-ulang pada perintah cisco. TCL (Tool command language) adalah bahasa pemrograman atau scripting yang dikembangkan oleh Dr. John Ousterhout yang digunakan sebagai alat untuk melakukan pengecekan/uji coba secara otomatis pada perangkat hardware atau software.
Topologi Routing Services

Sunday, April 13, 2014

LAB 21 konfigurasi Local Name Resolution pada router cisco

Name resolution digunakan untuk memberikan/menyediakan hostname untuk DNS pada layar 3 (network) sehingga IP address yang masih dalam berupa angka akan diterjemahkan. jadi kita bisa mengakses network tujuan dengan menggunakan IP address atau kata. biasanya digunakan dengan device untuk jaringan kecil.   
Gambar. topologi Local Name Resolution

Friday, April 11, 2014

LAB 20 - Konfigurasi DHCP dan Cara Membuat VPCS (Virtual PC simulator) di GNS3

Pada sebuah jaringan kecil biasanya kita akan memberikan IP secara manual (static) pada setiap PC atau devices. penentuan IP secara manual memiliki banyak manfaat dintaranya tidak ada bandwidth yang digunakan untuk pertukaran informasi, lebih aman dibandingkan dengan dinamis (DHCP) karena IP tujuan jelas diketahui oleh admin/user dll. namun, bagaimana kalau hal tersebut diterapkan di sebuah perusahaan besar seperti ISP (Internet Services Provider) yang melayani banyak customer untuk browsing, kirim data/video dan lain sebagainya, kemungkinan besar Pengaturan IP secara manual tidaklah efektif. oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal tersebut maka yang dilakukan adalah penentuan IP secara DHCP atau Dynamic Configuration Protocol. DHCP adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. komputer/server yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server sedangkan komputer yang yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP client. dengan demikian seorang admin tidak perlu lagi menentukan atau memberikan IP secara manual.
Gambar Topologi konfigurasi DHCP 

Sunday, April 6, 2014

LAB 19 Configuring Static Network Address Translation (NAT)

saya telah membahas Dynamic NAT pada postingan sebelumnya (Klik disini). Postingan kali ini saya akan membahas static NAT dan Jika dalam suatu kondisi kita ingin mengakses server/host dari internet maka kita dapat memanfaat NAT sebagai solusinya.Static NAT biasanya digunakan untuk host/server yang memiliki alamat IP tetap, artinya memiliki IP tidak berubah-ubah serta digunakan untuk menterjemahkan sebuah IP lokal/private dan hanya ke sebuah IP global/public. 

Gambar : Topologi Static NAT

Tuesday, April 1, 2014

LAB 18 - Cara Konfigurasi NAT + Video

coba perhatikan gambar ini bawah ini (linknya),
gambar tersebut (lihat arah panah merah) menjelaskan bahwa pengalamatan IPv4 telah habis di pusat pengaturan pengalamatan IP (IANA) dan untuk mengatasi kekurangan tersebut biasanya diantisipasi dengan 2 cara yaitu NAT dan IPv6. NAT atau network address translation merupakan sebuah teknik atau cara untuk menterjemahkan IP private ke IP public sedangkan IPv6 adalah sebuah pengamatan baru yang biasa disebut dengan IP next generation. lantas gunanya buat apa ?... perkembangan teknologi komunikasi dan informasi begitu pesat sehingga untuk menghubungkan semuanya device maka sangat membutuhkan sebuah alamat IP dan dengan Bantuan NAT akan mengurangi pengalamatan yang sudah habis (IANA) dan kalau pada akhiranya akan habis total baik di setiap regionnya atau seluruh dunia, maka semuanya akan berahli ke IPv6.

Gambar.Topologi NAT

Sunday, March 30, 2014

Lab 17 Restricting Inbound Telnet Access using Extended ACLs

Bagaimana jika dalam suatu kondisi dimana terdapat banyak router/PC atau perangkat jaringan dalam sebuah atau beberapa jaringan. kemungkinan besar kita akan kerepotan jika melakukan konfigurasi dan mendatangi setiap perangkat fisiknya sehingga untuk mengatasi hal ini maka dapat menggunakan telnet (telecomunication network). telnet merupakan sebuah protocol jaringan yang digunakan di internet atau LAN untuk "remote login" dan menyediakan komunikasi dua arah yang berbasis teks dengan menggunakan koneksi virtual terminal, artinya kita dapat mengendalikan serta mengkonfigurasi sebuah perangkat dari jarak jauh. 


Monday, January 20, 2014

Lab 15 Extended Named ACLs inbound dengan melibatkan RIPv2, EIGRP dan OSPF

Percobaan pada lab ini, bagaimana kita belajar dan memahami serta membuat extended name ACLs inbound.

Gambar. topologi extended name ACLs inbound

Saturday, January 18, 2014

Lab 14 Extended Number ACL inbound

Pada Lab kali ini saya akan menunjukkan bagaimana protocol ICMP (protocol tes koneksi dengan utility nya PING) di permit atau deny dan bagaiama protocol untuk internet yaitu TCP di permit/deny.

Gambar. Topologi Extended Number ACL inbound

Thursday, January 16, 2014

Lab 13 Access Control List (ACL) menggunakan Name standard ACL

Pada postingan sebelumnya saya menggunakan nomor standard untuk meng-deny sebuah IP. kali ini saya akan menggunakan nama untuk meng-deny IP nya. topologi dan IP yang digunakan masih sama  dengan postingan saya sebelumnya (lihat disini).
Gambar. Topologi ACL menggunakan Name standard ACL

Tuesday, January 14, 2014

Lab 12 Access Control List (ACL) menggunakan Nomor standard ACL

Access control List (ACL) merupakan sebuah cara atau metode yang digunakan untuk menyeleksi ketika paket keluar masuk dalam sebuah jaringan. penyaringan paketnya akan disesuaikan dengan kehendak si admin ketika menerapkan kebijakan keamanan. di dalam ACL terdapat Permit dan deny yang berjalan melalui router, fitur inilah yang akan mengatur boleh atau tidaknya packet atau traffic lewat dalam sebuah router.

Lab kali ini saya akan memposting konfigurasi ACL dengan menggunakan nomor standar ACL, lihat topologi sederhana dibawah ini.
Gambar. Topologi ACL menggunakan Nomor standard ACL

LAB 11 Konfigurasi EIGRP Sederhana pada GNS3

EIGRP atau Enhanced interior gateway routing protocol merupakan jenis protocol yang dikembangkan oleh Cisco dan protocol ini merupakan proprietary cisco sehingga EIGRP hanya bisa digunakan oleh sesama router Cisco. jika ingin melibatkan perangkat selain cisco maka hanya bisa menggunakan protocol bebas. 

protocol EIGRP bisa dikatakan sebagai protocol jenis hybrid. yaitu merupakan gabungan dari distance vector (contoh : RIPv2) dan Link state (contoh : OSPF). jika dalam sebuah topologi jaringan jarang diubah topologi atau network serta memiliki interface card yang sama (speed dan bandwidth sama), maka jenis protocol distance lebih unggul. namun, jika topologi atau networknya relatif berubah atau dinamis maka link state sangat cocok diterapkan pada network tersebut. dari kedua fitur tersebut (Distance vector & link state) maka Cisco menciptkan protocol EIGRP guna mengantisipasi kedua kondisi ini. Lab. kali ini saya akan memerlihatkan cara konfigurasi sederhana di router cisco dengan protocol EIGRP nya.

Gambar. Topologi sederhana dengan menggunakan protocol EIGRP

LAB 10 Konfigurasi virtual link pada routing OSPF

Sebelumnya saya telah membahas cara kerja dari routing protocol OSPF (lihat disini), pada postingan sebelumnya untuk semua area yang digunakan hanya fokus pada area backbone atau area 0 saja untuk semua routernya. kali ini saya mencoba dengan area yang berbeda dan terdapat banyak area namun tetap melibatkan area backbone atau area 0, alasan utama ospf terbagi menjadi beberapa area adalah untuk menjaga performa.


Gambar. Topologi Virtual link pada OSPF

Monday, January 6, 2014

LAB 9 konfigurasi static routing via interfaces dan IP address

Sebenarnya untuk static routing telah saya bahas pada postingan pertama saya sebelumnya (LAB 2 klik disini) Pada percobaan LAB 9 , kembali saya akan mengkonfigurasi Static routing tapi dengan topologi yang berbeda serta akan menggunakan next hop melalui interfaces dan IP addressnya.

Gambar. Topologi static routing Via interfaces dan IP address

LAB 8 Enkapsulasi HDLC dan PPP dengan menggunakan authentication PAP dan CHAP

WAN (Wide area network) adalah kumpulan dari LAN atau workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi serta salah satu jenis jaringan komputer yang memiliki cakupan luas pada batasan geografis yang melintasi antar benua dan negara. ketika membangun jaringan WAN maka akan melibatkan pihak ketiga dalam hal ini perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan ISP. Saat ini terdapat beberapa protocol WAN untuk menyediakan mekanisme komunikasi pengiriman data melalui jaringan WAN atau jaringan public, di antaranya : protocol HDLC (proprietary cisco), point to point (PPP) dll. 

Pada perocobaan LAB 8, saya akan merifikasi protocol HDLC dan mengaktifkan PPP untuk menghubungakn 2 router yang berbeda dengan menggunakan authentication PAP dan CHAP sehingga komunikasi point to point dapat dilakukkan.

Gambar. Topologi WAN sederhana