Tuesday, December 3, 2013

LAB1 Konfigurasi Vlan standar pada catalys switch

Assalamu'alaikum...

Welcome to my world  ^_^
this is my first time to posting in new blog, hope to get CCIE for the next Time Aamiin...

Virtual LAN (Vlan) merupakan gabungan kata antara LAN dan Virtual, dimana LAN merupakan jaringan yang hanya mecangkup wilayah kecil seperti jaringan kampus,kantor, gedung, rumah yang implementasinya kebanyakan menggunakan perangkat switch. sedangkan Virtual adalah sesuatu yang rill dirasakan namun tidak konkret, jadi ketika dua kata ini digabungkan akan menghasil segmentasi perangkat yang memecah network menjadi bebeapa network (LAN) yang lebih kecil dengan dikonfigurasi melalui perangkat lunak secara logik atau dibuat secara virtual bukan secara fisik.
tujuan utama Vlan adalah untuk memperkecil trafik broadcast pada masing-masing subnet. sehingga, setiap subnet akan memiliki broadcast domain-nya sendiri. vlan menciptakan sebuah teknik,cara atau metode dimana sekumpulan port switch akan dihubungkan dalam Vlan yang sama, sehingga akan mengurangi penggunaan perangkat fisik perangatnya (switch).

Pada Lab1 ini saya akan membuat sebuah konfigurasi sederhana Vlan pada perangkat switch dari perusahaan Cisco system,




Metode : 

1. Menggunakan topologi seperti di atas
2. Mengkonfigurasi SW1 sehingga membentuk VLAN ID/Number ,Vlan name beserta port-portnya
3.  konfigurasi  port Fa0/2 hingga F0/7 untuk mengakses vlannya

Verifikasi :
1. Memastikan Port-port yang di konfigurasi ( Fa0/2-Fa0/7) telah terdaftar dan aktif ke
    masing-masing  VLAN ID  dan  VLAN namenya, dengan perintah "Show Vlan brief".

Konfigurasi SW1


konfigurasi SW1 untuk ID vlan dan name IDnya

switch#config t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
switch(config)#hostname SW1
SW1(config)#vlan 2    
SW1(config-vlan)#name syiar    
SW1(config-vlan)#exit
SW1(config)#vlan 3
SW1(config-vlan)#name kaderisasi
SW1(config-vlan)#exit
SW1(config)#vlan 4
SW1(config-vlan)#name humas
SW1(config-vlan)#exit

konfigurasi SW1 untuk mendaftarkan port-portnya ke ID vlan
SW1(config)#interface range f0/2-3
SW1(config-if-range)#switchport mode access
SW1(config-if-range)#switchport access vlan 2 
SW1(config-if)#exit
SW1(config)#interface range f0/4-5
SW1(config-if-range)#switchport mode access
SW1(config-if-range)#switchport access vlan 3 
SW1(config-if)#exit
SW1(config)#interface range f0/6-7
SW1(config-if-range)#switchport mode access  
SW1(config-if-range)#switchport access vlan 4 

istilah command/perintah :

Vlan 2,vlan 3 dan Vlan 4 =  memberikan identitas sebuah vlan dengan no. ID vlan standar yaitu dari range 1-1005, "SW1(config)# vlan ? "
switchport mode access = perangkat switch dihubungkan dengan end station misal : switch ke komputer
switchport access vlan ID = memberikan access untuk interface ke dalam vlan ID nya
interface range f0/2-3 = cara penulisan singkat/sekaligus untuk mendaftarkan range interface fastEthernet 0/2 dan fastEthernet 0/3 ke vlan ID nya (vlan 2)

verifikasi
hasil konfigurasi seperti di atas akan muncul seperti gambar di bawah ini :
ketikan perintah "SW1#show vlan brief",


Berdasarkan gambar di atas menujukkan bahwa interface dari fa0/2 hingga fa0/7 telah aktif dan terdaftar ke masing-masing Vlan ID nya (vlan 2, vlan 3 dan vlan 4). serta terdapat VLAN 1 sebagai difaultnya, semua port pada awalnya merupakan vlan default dan penggunakan vlan 1 untuk manajemen switch.



No comments:

Post a Comment